Instagram Diretas Komplotan Hacker, Jutaan Akun Terancam Dibobol!


Nulis 2

Komplotan Hacker kembali berulah. Kali ini mereka meretas situs aplikasi Instagram. Aksi peretasan aplikasi Instagram yang dilakukan oleh komplotan Hacker ini pun tentunya sangat merugikan para pengguna Instagram yang ada di seluruh penjuru dunia. Tak hanya akun saja yang dibobol, namun privasi dan data yang ada pada pengguna Instagram juga akan terancam keamanannya.

Komplotan para peretas aplikasi Instagram juga dikabarkan telah mencuri informasi pribadi para pengguna Instagram, seperti alamat email dan nomor kontak. Awalnya pihak Instagram telah memperbaiki masalah tersebut dan mengatakan peretasan terbatas pada pemegang akun yang terverivikasi. Namun menurut informasi yang didapat oleh pihak Instagram, pengguna yang tidak terverivikasi pun juga terpengaruh dan juga terancam diretas oleh para Hacker.

Beberapa jam setelah peretasan terungkap, pihak Instagram pun juga menemukan informasi bahwa para Hacker telah membuat database bernama Doxagram yang memungkinkan pengguna untuk mencari informasi kontak korban dengan biaya sebesar $10 per pencarian. Para peretas telah menyediakan setidaknya 1.000 akun Instagram yang tersedia untuk dicari di Doxagram dan daftar tersebut mencakup 50 akun yang paling banyak diikuti di Instagram.

Banyak sekali akun Instagarm yang telah diretas oleh para Hacker. Setidaknya ada ratusan akun Instagram milik selebriti dan penyanyi terkenal yang ada di seluruh penjuru dunia. Seperti yang dialami oleh Selena Gomez yang akun Instagram miliknya sempat diretas dan dibobol oleh para Hacker yang kemudian digunakan untuk memposting foto bugil mantan pacarnya yakni Justin Bieber.

What's Your Reaction?
Bingung Bingung
0
Bingung
Sedih Sedih
0
Sedih
Ngagetin Ngagetin
1
Ngagetin
Keren Keren
0
Keren
Top Top
0
Top
Love Love
0
Love

Instagram Diretas Komplotan Hacker, Jutaan Akun Terancam Dibobol!

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in