Pasar Klitikan, Dulu Pusat Prostitusi, Sekarang Jadi “Ngangeni”


Klitikan Solo

Berkunjung ke pasar bekas klitikan di Solo ? Nggak ada salahnya kok, dan juga dapat menambah sensasi baru dalam dunia wisatamu. Pasar bekas di solo biasa di sebut masyarakatnya Pasar Klithikan. Sudah menjadi hal yang universal di seluruh Dunia bahkan mengenai pasar barang bekas atau pasar klithikan ini. Nah, di Solo ada pasar klithikan yang bernama Pasar Klitikan Notoharjo. Pasar ini menjual barang bekas antara lain seperti barang elektronik, sparepart kendaraan, ponsel dan lain-lain. Pasar yang menempati area seluas 11.950 m2 ini menjadi salah satu tempat favorit wisatawan untuk berbelanja barang-barang bekas.

Di pasar ini terdapat sekitar 18 blog dengan 1.018 unit kios berukuran 2 x 3 meter yang menawarkan beragam dagangan. Dari 18 blog tersebut kemudian dibagi atas beberapa zona yang diklasifikasikan sesuai dengan kelompok barang yang dijual. Beberapa kelompok barang tersebut misalnya blog khusus menjual pakaian, blog menjual peralatan elektronik, blog mobil dan motor, blog alat bangunan, handphone, dan lain sebagainya. Setiap klasifikasi ditulis pada papan petunjuk yang berfungsi sebagai pemandu bagi pembeli yang ingin memilih barang.

Meski dikenal sebagai pusat jual-beli barang bekas, di pasar ini juga tampak beberapa pedagang yang menjual barang-barang baru, misalnya asesoris mobil dan motor, peralatan musik, perlengkapan olah raga, dan lainnya. Di beberapa kios, para pedagang juga ada yang melayani service/perbaikan barang bekas, misalnya lampu, peralatan elektronik, dan lain-lain.

Teliti sebelum membeli, itu yang menjadi kunci ketika berbelanja di tempat ini. Tak sedikit barang-barang bekas dapat disulap menjadi seolah-olah baru. Namun jika beruntung, para pembeli bisa saja mendapatkan barang langka dan unik dengan harga yang sangat murah. Pintar menawar bisa menjadi modal untuk mendapatkan barang bekas yang sesuai dengan keinginan.

Pasar Klitikan Notoharjo yang berada di kawasan Silir, Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon ini sebelumnya merupakan kawasan prostitusi di Kota Solo. Pada masa Walikota Imam Sutopo (tahun 1998), lokalisasi Silir ditutup menjadi pasar ayam dan pasar besi bekas. Pasar Klitikan Notoharjo sendiri dibangun pada tahun 2006 saat Joko Widodo masih menjabat sebagai Wali Kota di Surakarta. Sebagian besar para pedagang yang menempati pasar Klitikan Notoharjo merupakan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di Monumen 45 Banjarsari Solo. Pasar Klitikan Notoharjo kini menjadi pasar khusus barang bekas terbesar di kota Solo.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis


Pasar Klitikan, Dulu Pusat Prostitusi, Sekarang Jadi “Ngangeni”

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in