Trend Mendaki Gunung sebagai Bagian dari Gaya Hidup


IMG_1660

Beberapa tahun terakhir mendaki gunung menjadi lifestyle baru bagi sebagian besar anak muda. Setiap menjelang akhir minggu atau hari libur nasional, ribuan anak muda yang sedang mencari jati diri mencoba untuk mengikuti tren jaman sekarang, yaitu mendaki gunung dengan bahasa gaul camping ceria.

Bagaimana bisa trend terbaru ini bisa terjadi? Mungkin sejenak kalian berpikir,  siapakah yang mengajarkan semua ini? Mudah saja untuk dianalisa, 5 tahun terakhir ini platform media sosial berkembang begitu cepat dari para pengembang teknologi seperti Blackberrymessenger,  Twitter, dan Instagram. Perkembangan teknologi yang berperan besar untuk mempengaruhi gaya hidup manusia, karena pada era ini setiap tangan manusia mampu menggenggam dunia berkat teknologi.

Instagram sebagai platform media sosial untuk berbagi gambar sangat berpengaruh terutama untuk membentuk mindset manusia terhadap gaya hidup mereka.  Apalagi ditambah gencarnya penggunaan kamera DSLR dan action cam dan efek-efek editan fotografi dari aplikasi membuat sebuah foto yang dibagikan kepada orang lain semakin terlihat menggiurkan.

Salah satu trend baru anak muda yang sedang digandrungi sekarang adalah mendaki gunung. Bagaimana tidak?  Setiap saat mereka dipengaruhi denga foto sunset, sunrise, lautan awan dan pemandangan lainnya dengan latar belakang yang menandakan bahwa foto tersebut adalah keindahan alam yang didapat dengan mendaki gunung.

Setiap perubahan pasti akan memberikan dampak baik itu positif ataupun negatif. Bagaimana dampak positif dari trend terbaru ini, mari kita lihat:

  1. Memberikan pengalaman yang berlebih bagi kaum muda yang mencari jati diri.
  2. Menjauhkan dari kegiatan negatif seperti tawuran, narkoba, miras dll.
  3. Mendapatkan pendidikan karakter langsung dalam proses pendakian.

Masih banyak lagi manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari kegiatan ini. Di sisi lain dampak negatif juga terjadi, antara lain:

  1. Kerusakan alam akibat pengelola yang lalai dan kurangnya edukasi terhadap para pendaki.
  2. Banyaknya kejadian kecelakaan di Gunung terhadap pendaki karena kurangnya pengetahuan.

Sebagai manusia bijaklah terhadap segala sesuatu yang baru, pelajari dan perhatikan dengan seksama baik buruknya akibat yang terjadi sehingga pembaharuan yang akan terus datang tidak berlalu begitu saja sebagai sebuah angin lalu.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Trend Mendaki Gunung sebagai Bagian dari Gaya Hidup

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in