OPPO dan J&T Express Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp6 Miliar Melalui Aksi Cepat Tanggap


Kabar duka mendalam datang dari wilayah Sulawesi Tengah. Gempa bumi dangkal berkekuatan 7,4 SR Jumat (29/9) petang lalu sampai memicu tsunami yang menyapu wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu. Sampai Senin (1/10) pagi, sudah 1.203 warga dikabarkan meninggal dunia, sedikitnya 540 orang luka berat, dan lebih dari 16 ribu orang menjadi pengungsi.

Gempa

Menyampaikan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, perusahaan smartphone ternama OPPO dan penyedia jasa pengiriman J&T Express menyalurkan donasi kemanusiaan. Masing-masing sejumlah Rp 4 miliar dan Rp 2 miliar, untuk masyarakat terdampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin menyambut baik perhatian dan kepedulian OPPO dan J&T Express untuk masyarakat terdampak gempa dan tsunami Palu-Donggala.

“Tidak perlu berlarut dalam kepiluan. Bertubi-tubinya cobaan adalah momentum untuk menjadikan insan yang lebih baik dan lebih peduli. Dana kepedulian ini akan dioptimalkan membantu penyediaan layanan kedaruratan di Palu-Donggala. Ikhtiar yang akan dilakukan ACT adalah menyiapkan Kapal Kemanusiaan yang akan membawa bantuan beras. Simultan kami akan gerakkan bantuan dari Surabaya, Makassar, juga dari Jakarta. Mendahului hal itu, ACT telah menerjunkan seribu relawan terlatih ke lokasi terdampak di Palu dan Donggala,” jelas Ahyudin.

Menurut Ahyudin, kejadian bencana tidak mungkin diselesaikan hanya satu pihak, perlu banyak pihak untuk bersinergi. Apresiasi untuk OPPO dan J&T telah menginspirasi.

Direktur Utama OPPO Indonesia, Ivan Lau, menyampaikan simpatinya kepada masyarakat terdampak gempa. “Hati dan doa kami senantiasa bersama ribuan masyarakat terdampak bencana. OPPO memiliki tim yang sangat besar di Sulawesi, saat bencana terjadi hingga saat ini keberadaan mereka belum dapat diketahui,” paparnya.

Ivan mengatakan, keputusan OPPO menggandeng ACT dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan adalah karena profesionalitas dan akuntabilitas ACT yang telah terbukti. “Alasan kami bekerja sama dengan ACT yang telah memiliki reputasi secara profesional sebagai lembaga kemanusiaan sejak 2005.  ACT paham dan tahu apa yang paling dibutuhkan masyarakat terdampak bencana dari berbagai aspek,” imbuhnya.

CEO J&T Express Robin Lo menambahkan, J&T Express juga memiliki tim yang terdampak bencana di Sulawesi. “Kami berharap bantuan dapat menjangkau seluruh masyarakat terdampak bencana sesegera mungkin. Sebab itu, kami bergabung dengan ACT untuk menyalurkan donasi kemanusiaan,” paparnya.

Sementara itu, untuk menyuplai informasi valid dan terkini dari lokasi gempa dan tsunami, Iqbal Setyarso selaku Vice President of Communication ACT mengatakan, ACT akan mendirikan Information Center dan Media Center di sejumlah lokasi strategis.

“ACT siap menjadi sumber informasi akurat soal gempa. Seluruh data terbaru dari lapangan akan didistribusikan berkala di Media Center untuk kawan-kawan media, dan Information Center untuk publik. Insya Allah Media Center akan didirikan di Palu, Jakarta, dan Makassar. Sementara Information Center akan diinisiasi di Bandara Makassar, Bandara Surabaya, Bandara Gorontalo, dan di sejumlah lokasi strategis atau bandara lain yang menghubungkan publik dengan Palu, termasuk di Jakarta,” jelas Iqbal Setyarso.

Gempa Palu juga menjadi akselerasi diaktifkannya ACT Cabang Palu, berkolaborasi dengan ACT cabang lainnya yang lebih dulu berkiprah. Lebih lanjut, Ahyudin mengajak partisipasi seluruh negeri dan berpikir bahwa bencana sebagai salah satu cara langit menyatukan bangsa.

“Cara terbaik merespons sapaan langit, tunjukkan kepedulian pada sesama yang sedang diuji dengan bencana. Elemen pemerintah dengan amanahnya, bergerak serius dan secepatnya membantu, memulihkan yang rusak, menolong yang sakit, dan lapar. Elemen masyarakat membantu dengan segenap kemampuan, tidak boleh hanya ada yang menonton nestapa ini,” jelasnya.

ACT belum tuntas menangani masyarakat terdampak gempa Lombok setelah beberapa waktu lalu menyerahkan satu kawasan hunian terintegrasi di Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Palu kini dilanda gempa dan tsunami.

“Kita beradu dengan waktu. Kita segera menolong yang sakit dan terluka, menghibur yang kehilangan, menyiapkan naungan bagi yang kehilangan rumah. Tunjukkan kepada dunia kesatuan kita sebagai bangsa. Ujian ini menjadi cara Allah menjadikan kita bangsa yang terlatih menolong sesama, terlatih melayani dan mengurusi persoalan kehidupan. Allah sedang siapkan kita menyelamatkan dan membangun kehidupan,” pungkas Ahyudin.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

OPPO dan J&T Express Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp6 Miliar Melalui Aksi Cepat Tanggap

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in