Soekarna Pernah Jadi “Mak Comblang” Dalam Kisah Cinta Bung Hatta


bung hatta

Berbeda hampir 180 derajat, kisah cinta Bung Hatta tidak terendus publik seperti yang terjadi dengan kisah cinta Bung Karno. Mungkin pesona Bung Hatta masih kalah dengan Bung Karno yang lumayan punya banyak teman dekat wanita. Soal cewek mungkin Bung Hatta masih kalah jauh. Pasalnya, hingga Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya, Bung Hatta belum punya tambatan hati sama sekali. Beda banget dengan Bung Karno yang terhitung sudah ada tiga wanita yang pernah mengisi kesehariannya.

Di sinilah peran Bung Karno kembali diperlihatkan. Tentu saja buka keahlian menyusun strategi atau politik. Ilmu diplomasi Bung Karno pun digunakan untuk menjadi ‘mak comblang’ buat Bung Hatta.

Tentunya, wanita yang dipilih Bung Karno untuk dijodohkan dengan Bung Hatta bukanlah sembarangan orang. Wanita tersebut bernama Rachmi yang merupakan putri Abdul Rachim. Akibat percomblangan itu, mereka berdua kemudian saling mencintai dan menikah hingga akhir hayat memisahkan mereka.

Usia antara Bung Hatta dengan Rachmi terpaut jauh, tepatnya sekitar 24 tahun. Saat menikah, Bung Hatta berusia 43 tahun, sedangkan Rachmi baru berusia 19 tahun. Bung Hatta dulu pernah berjanji untuk tidak menikah sebelum Indonesia merdeka. Janji tersebut kemudian ditepatinya. Beliau pun menikahi Rachmi pada tanggal 18 November 1945.

Di hari pernikahannya tersebut, Bung Hatta tidak memberikan mahar cincin emas dan peralatan salat seperti pasangan-pasangan lainnya. Namun, beliau menghadiahkan sebuah buku sebagai mahar untuk Rachmi. Mungkin, di pikiran kita buku tersebut berisikan puisi-puisi cinta Bung Hatta untuk menunjukkan sisi romantis kepada istrinya. Namun ternyata, hal itu adalah salah. Buku tersebut malah berisikan pemikiran-pemikiran Yunani.

Buku tersebut bercerita tentang pemikiran Sokrates, Plato dan Aristoteles sebagai filsuf sejati. Buku itulah yang kemudian dikenal sebagai buku “Alam Pikiran Yunani” yang beliau tulis pada masa pengasingan di Digul tahun 1934. Mungkin memang cara Bung Hatta menunjukkan rasa cintanya sedikit berbeda dengan orang lain. Namun, hal tersebutlah yang menjadikan kisah cintanya bersama sang istri langgeng hingga akhir.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Comments are closed.

Soekarna Pernah Jadi “Mak Comblang” Dalam Kisah Cinta Bung Hatta

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in