Jangan Percaya Lagi Pada Mitos-mitos Kehamilan Ini!


Kehamilan menjadi dambaan sebagian wanita, terutama yang sudah berumah tangga. Saat sedang hamil, kamu mungkin sering diberi nasehat dan saran oleh orangtua, keluarga dan teman tentang cara merawat diri dan si calon bayi. Tapi apakah semua saran itu benar? Inilah beberapa mitos seputar kehamilan yang harus kamu berhenti percayai.

1. Saat hamil tidak boleh stres

a-happy-marriage-news-2686697_640

Nyatanya, stres yang parah dan terus-menerus tidak baik bagi kesehatan semua orang. Namun stres dalam kehidupan sehari-hari adalah hal yang wajar. Lebih baik kamu stres sesaat daripada terus-terusan khawatir jika stres yang kamu rasakan akan menyakiti janin. Jaga suasana hatimu.

2. Banyak makan ikan dan kacang-kacangan akan membuat bayi cerdas

food-712665_640

Ikan salmon dan kacang-kacangan memang baik konsumsi saat hamil karena kaya akan protein, potasium, magnesium dan omega-3 untuk memperkuat pembuluh darah dan jantung serta sistem saraf. Yodium dalam ikan juga baik untuk kelenjar tiroid. Namun pengaruh semua makanan ini terhadap perkembangan mental anak di masa depan belum banyak terbukti secara sains.

3. Saat hamil tidak boleh mengecat rambut dan kuku

pregnant-woman-1910301_640

Zat-zat kimiawi seperti formalin, kamper, dan amonia dalam kosmetik memang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Tapi produk-produk kosmetik modern berkualitas tinggi tidak lagi mengandung bahan-bahan berbahaya ini.

4. Saat hamil jangan berhubungan seks

couple-1812777_640

Berhubungan seks saat hamil memang jadi bahan perbincangan, mulai dari sisi kesehatan hingga moral. Namun sebenarnya berhubungan seks secara reguler baik bagi kesehatan dan membantu memperkuat otot panggul. Yang penting adalah wanita hamil merasa nyaman melakukannya.

5. Wanita hamil tidak boleh banyak bergerak

pregnant-2568395_640

Jika tidak ada kendala kesehatan, olahraga rutin justru sangat baik bagi sang calon ibu. Tak hanya itu, berolahraga juga bermanfaat bagi perkembangan janin dan membantu proses persalinan, sebab otot sang ibu menjadi lebih elastis dan kuat selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter dan instruktur olahraga mengenai seberapa intens olahraga yang baik untukmu selama hamil.

6. Perempuan harus punya anak pertama sebelum usia 30

pregnant-woman-1866000_640

Tidak masalah jika usiamu sudah menginjak 30 tahun, asalkan kamu merawat diri dan menjaga kesehatan lewat makanan dan olahraga, serta rutin memeriksakan ke dokter, kamu tetap dapat melahirkan tanpa komplikasi yang lebih parah dari wanita di usia 20-an. Sebab kondisi patologis janin bergantung pada kondisi tubuh dan bukan usia biologis sang ibu. Malah menurut sebuah penelitian di Texas, usia sempurna untuk melahirkan anak yang sehat adalah 34 tahun.

Nah, sekarang kamu tidak perlu percaya pada mitos-mitos yang belum jelas kebenarannya.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Jangan Percaya Lagi Pada Mitos-mitos Kehamilan Ini!

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in