Lama Tak Terdengar Kabarnya, Kini Sumanto Kembali Bikin Heboh


Siapa tak mengenal Sumanto, pria yang pernah menghebohkan dunia karena aksinya memakan daging mayat, 2003 silam. Belasan tahun berlalu sejak keluar dari kurungan penjara, Sumanto ternyata belum bisa bebas bergaul dengan masyarakat. Ia hanya bisa menatap dunia yang sempit dari dalam kamar khusus panti rehabilitasi mental Annur Bungkanel, Karanganyar, Purbalingga. Berulangkali ia coba dikembalikan ke keluarganya oleh pengasuh panti Supono di tempat kelahirannya. Namun tindakan itu selalu berujung penolakan dari warga setempat. Ia terpaksa dikembalikan ke panti itu hingga waktu entah kapan.

Dilansir dari linetoday, Sumanto kini mendadak diperbincangkan kembali. Bukan karena kasus baru yang dialaminya, melainkan pria berkumis itu mendapat kehormatan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga sebagai satu di antara sampel kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak.

Menariknya, muncul nama Sumanto di antara sasaran kunjungan coklit oleh KPU yang kebanyakan adalah pejabat penting di kabupaten dan provinsi. Sumanto akan dikunjungi KPU sebagai objek coklit, bersamaan dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko; Bupati Purbalingga, Tasdi; Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi; dan Ketua DPRD Purbalingga, Tongat.

Ketua KPU Purbalingga Sri Wahyuni mengatakan, Sumanto dipilih jadi satu di antara sampel coklit serentak di Purbalingga oleh KPU dengan pertimbangan tersendiri. Menurut Yuni, Sumanto selama ini cukup dikenal bak artis oleh publik. Namanya fenomenal bukan hanya di tempat kelahirannya, Kabupaten Purbalingga, namun juga di daerah lain di Indonesia. Ketenaran Sumanto jadi alasan khusus pihaknya untuk menjadikannya sebagai sampel coklit.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Kini Sumanto Kembali Bikin Heboh

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in