Sebuah Puisi “Lagu-lagu Berlirik Indah yang Tersohor”


https://twitter.com/gambarlirikid
https://twitter.com/gambarlirikid

Ku dendangkan lagu,

ku dengar sebelumnya begitu mendayu.

Sedikit buta ku menikmati.

Sampai terbawa setengah dalam.

 

Ku buka lagu lain.

Tak serupa namun ada yang hampir mirip.

Otak setiap manusia beragam isinya,

daya imajinasinya pun berbeda ketinggiannnya.

 

Kata-kata berbaris,

menyelaraskan dengan makna.

Namun terkadang otak awam tak sampai.

Karena saking tingginya imajinasi.

 

Namun,

setelah ku telaah,

banyak makna lagu tersebut pun sudah umum.

Cinta dua sejoli diagungkan.

Sementara yang menikmati semua orang tak pandang bulu.

 

Namun di sisi lain,

aku pun mengapresiasi.

Mengingat pencapaian mereka yang berjarak,

musisi milenial pun belum ada yang menyamai.

Kalaupun ada, dapat terhitung jari tangan.

 

Pencipta lagu tinggi itu pun masih menghirup udara,

tetapi mereka bersembunyi.

Mungkin mencoba peruntungan lain.

Mungkin rehat jelang usia senja.

 

Seharusnya,

berkembangnya teknologi selaras dengan berkembangnya imajinasi.

Sumber tersebar berserakan.

Tinggal diolah sedemikian rupa.

 

Bahkan,

seharusnya lantai gedung pun dapat ditambah.

Dengan pengiring sang pendendang yang bervariasi.

Agar musik yang ada lebih berwarna.

 

Harapan seharusnya masih menggantung,

pada musisi-musisi lagu bermajas nan indah itu.

Karena di antara mereka masih ada yang gagah.

Otak pun masih encer, terutama bagian kanan.

Karena masa renta belum datang menyerang mereka.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Sebuah Puisi “Lagu-lagu Berlirik Indah yang Tersohor”

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in