Gugat Cerai Istri, Ini Kerajaan Bisnis Ahok yang Jadi Harta Gono-gini


Pengadilan Negeri Jakarta Utara sedang melakukan persidangan gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap istrinya, Veronica Tan.

Ahok melayangkan gugatan cerai terhadap wanita yang telah dinikahinya pada 6 September 1997 itu dengan alasan yang sampai kini belum ia sampaikan ke publik.

Bisnis Ahok

Ahok dan Veronica selama 20 tahun pernikahannya telah membangun sejumlah bisnis yang terbilang sukses. Kerajaan bisnis inilah yang bisa menjadi harta gono-gini antara keduanya.

Inilah kerajaan bisnis tersebut yang dirangkum dari www.tribunnews.com dan beberapa sumber lainnya:

1. CV Panda

Setelah meraih gelar sarjana teknik geologi dari Universitas Trisakti pada 1989, Ahok pulang ke kampung halamannya di Belitung dan mendirikan perusahaan CV Panda.

Perusahaan ini bergerak di bidang pertambangan timah dan banyak menjalin kerja sama sebagai kontraktor PT Timah, sebuah BUMN yang bergerak di bidang pertambangan timah.

2. PT Nurindra Ekapersada

Didirikan pada 1992, perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan pasir kuarsa. Lokasi pabrik pengolahannya berada di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

Pabrik pengolahan pasir kuarsa ini merupakan yang pertama di Belitung. Pabrik ini mengadopsi teknologi dari Jerman dan Amerika.

3. Perhotelan

Ahok dan Veronica memiliki usaha hotel bernama Hotel Purnama Belitung. Letaknya tidak jauh dari rumah keluarga besar Ahok di Belitung Timur.

Kabarnya, hotel tersebut awalnya merupakan garasi mobil keluarga Ahok. Sebelum ayah Ahok meninggal, ia berpesan agar garasi tersebut dimanfaatkan sebagai penginapan. Hingga berkembang menjadi hotel seperti sekarang.

4. Properti

Aset properti ini merupakan investasi Ahok dan Veronica. Mereka memiliki 16 harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang sebagian besar berada di Kabupaten Belitung Timur.

Di antaranya 5 bidang tanah seluas masing-masing 18.000 meter persegi, yang dibeli antara tahun 1999 hingga 2001. Nilainya kini diperkirakan mencapai Rp 1,8 miliar lebih.

Di Jakarta Utara, pasangan ini memiliki bangunan seluas 60 meter persegi yang dibeli pada 2009. Harganya sekitar Rp 678 juta.

Masih di Jakarta Utara, Ahok dan Veronica memiliki tanah seluas 200 meter persegi dan bangunannya seluas 272 meter persegi yang dibeli pada 1995. Nilainya sekitar Rp 2,3 miliar.

Di pesisir Jakarta ini pasangan ini juga mempunyai tanah seluas 527 meter persegi dan bangunan 510 meter persegi yang nilai jualnya kini mencapai Rp 10,9 miliar.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Gugat Cerai Istri, Ini Kerajaan Bisnis Ahok yang Jadi Harta Gono-gini

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in