Sengaja Kurung Bayinya di Dalam Loker Pemandian, Alasannya Bikin Warganet Geram!


1

Beberapa waktu lalu sempat heboh mengenai seorang ibu di China beserta suaminya telah mendapatkan banyak protes dari netizen. Dikarenakan ibu yang namanya tak diketahui tersebut telah mengurung bayinya di loker saat mereka berada di pemandian umun.

Salah satu netizen rekam dan mengunggahnya di media sosial. Video tersebut langsung menjadi perbincangan hangat dan sontak saja menjadi viral. Pada video tersebut telah menunjukkan seorang ibu yang sedang menarik keluar bayinya yang menangis dari sebuah loker.

2

Seperti yang dilansir dari Independent, ibu tersebut memberi alasan kenapa mengurung banyinya di dalam loker adalah dikarenakan ia sedang tidak ingin mengurus anaknya. Mendengar alasan tersebut netizen langsung menghujat ibu tersebut karena alasannya di anggap ngawur.

Seorang pekerja yang ada di pemandian tersebut juga terlihat sangat syok ketika membuka pintu loker. Bagaimana tidak syok, ia sangat kaget ketika melihat adas bayi di dalam sebuah loker penyimpanan yang sedang menangis.

3

Namun masih belum diketahui secara pasti berapa lama bayi itu berada di loker. Bayi itu juga masih terlihat sehat saat dikeluarkan dari dalam loker.

Berikut ini adalah beberapa komentar dari netizen yang memprotes tindakan sang ibu.

“Anak itu terlihat tak berdaya ketika ditarik keluar. Betapa takutnya anak itu setelah ditinggalkan di dalam ruangan gelap dan sempit.” Komentar salah satu netizen pada video tersebut.

“Betapa cerobohnya orangtua ini? Anak itu bukan barang. Kalau merasa tak nyaman, ya jangan pergi untuk mandi,” komentar netizen lainnya

Bahkan ada beberapa orang mengkhawatirkan bayi tersebut menderita klaustrofobia di masa depan.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Comments are closed.

Sengaja Kurung Bayinya di Dalam Loker Pemandian, Alasannya Bikin Warganet Geram!

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in