5 Tempat Wiasata Mistis di Yogyakarta


Keistimewaan Yogyakarta bukan hanya terletak pada kehidupan masyarakatnya yang masih memegang teguh adat dan budaya Jawa atau pemerintahannya yang masih mempertahankan model kerajaan, namun juga karena pluralisme yang ada di dalamnya termasuk banyak pula pilihan tempat wisata yang simpel tapi menarik dan bikin traveler selalu kangen balik ke kota ini. Berikut 5 tempat wisata mistis yang wajib masuk dalam tujuan destinasi kamu.

1.  Pantai parangkusumo, gerbang masuk istana kerajaan ratu pantai selatan

p 1

Pantai parangkusumo bisa dikatakan setara dengan pantai parangkritis karana mempunyai banyak kesamaan dan juga perbedaan. Keistimewaan yang menjadikan pantai ini ramai dikunjungi adalah karena adanya mitos yang berkembang sejak zaman legenda tersebut dimulai. Mitos yang hidup di kalangan masyarakat Yogyakarta dan Jawa pada umumnya yaitu tentang sosok Ratu Pantai Selatan yang membantu kekuasaan raja-raja Mataram, sejak jaman Penembahan Senopati sampai saat ini.

Legenda itu menjadikan Pantai Parangkusumo banyak dipakai untuk tempat diselenggarakan berbagai acara ritual warisan nenek moyang yang dilakukan oleh Keraton Yogyakarta sendiri ataupun oleh kelompok masyarakat ataupun secara individu, mulai dari tirakatan, semedi, upacara Melesti, Labuhan dan Labuhan Ageng yang sekarang menjadi obyek wisata tersendiri. Oleh karena itu pengunjung di Pantai Parangkusumo ini lebih banyak pada hari-hari tertentu yang diyakini hari yang baik menurut penanggalan Jawa untuk melakukan ritual.

Terletak di Kabupaten Bantul, berjarak sekitar 30 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Pantai ini berdampingan dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Tidak terdapat pembatas yang jelas bila kita lihat dari bibir pantainya. Hanya dibagian tepi daratnya terdapat bangunan yang berbeda. Pantai ini secara administratif berada di desa yang sama dengan Pantai Parangtritis, yaitu Desa Parangtritis, Kretek, Bantul Yogyakarta.

2.  Museum Benteng Vredeburg

p 2

Menurut warga sekitar di dalam kawasan benteng ini sering muncul sosok Noni Belanda berkaki kuda. Penampakan ini sering muncul tak hanya mengganggu pengunjung tapi juga tukang becak yang mangka di depan benteng. Sosok makhluk halus lain yang kabarnya sering muncul adalah sekompi pasukan Belanda tanpa kepala yang berjajar rapi dan kemudian hilang ke dalam stand lukisan di Festival Kesenian Yogya (FKY) pada dini hari.

Beteng Vredeburg terletak di depan gedung agung dan kraton keseultanan. Benteng Vredeburg Yogyakarta berdiri terkait erat dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta. Perjanjian giyanti 13 Februari 1755 yang berrhasil menyelesaikan perseteruan antara Susuhunan Pakubuwono III dengan Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I kelak) adalah merupakan hasil politik Belanda yang selalu ingin ikut campur urusan dalam negeri raja-raja jawa waktu itu.

3. Goa Jepang, Misteri Gunung Kaki Merapi

_Goa Jepang

Ada dua gua Jepang di Jogja yang satu Gua Jepang Puncong di Jalan Jogja-Parangtritis satunya lagi Gua Jepang Kaliurang yang ada di kaki Gunung Merapi. Yang kita bicarakan ini adalah Gua Jepang di Kaliurang yang konon katanya sangat angker.

Gua Jepang ini bisa traveler temukan di kompleks wisata alam Nirmolo Kaliurang. Di dalam gua ini pernah terjadi penyiksaan warga pribumi oleh tentara Jepang. Selain itu gua ini juga digunakan sebagai tempat persembunyian dari tentara sekutu. Setelah puluhan tahun terbengkalai muncul cerita-cerita misteri di sekitar Gua Jepang ini.

4. Keraton Yogyakarta, Bangunan Heritage yang Menyimpan Banyak Misteri

krton

Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan pasca Perjanjian Giyanti pada tahun 1755. Lokasi keraton ini konon adalah bekas sebuah pesanggarahan yang bernama Garjitawati. Pesanggrahan ini digunakan untuk istirahat iring-iringan jenazah raja-raja Mataram (Kartasura dan Surakarta) yang akan dimakamkan di Imogiri. Versi lain menyebutkan lokasi keraton merupakan sebuah mata air, Umbul Pacethokan, yang ada di tengah hutan Beringan.

Sebelum menempati Keraton Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono I berdiam di Pesanggrahan Ambar Ketawang yang sekarang termasuk wilayah Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman. Mitosnya adalah keraton ini dijaga oleh banyak makhluk ghaib tak kasat mata. Sehingga siapa saja yang berkunjung ke keraton harus menjaga sikap. Jika tidak mereka yang memiliki niat jahat akan mendapatkan banyak perlakuan buruk dari penunggu Keraton Yogyakarta ini.

5. Plaza Ambarukmo, Bekas Tanah Kerajaan yang Sakral

ambarukmo plaza

Traveler tentu tidak akan mengira jika salah satu mall megah di Yogyakarta, Plaza Ambarukmo termasuk salah satu tempat yang angker. Mungkin para pengunjung tidak akan mengalami secara langsung, kisah mistis berasal dari petugas cleaning servise yang ada di lantai 1. Menurut beberapa sumber, toilet di lantai 1 itu ada penunggunya yang sering menampakkan diri pada petugas kebersihan yang mendapat jatah jaga terakhir atau malam.

Sosok makhluk halus tersebut menjelma seperti manusia yang masuk ke dalam toilet. Namun setelah ditunggu lama tidak keluar dan malah bikin petugas ketakutan. Kisah mistis ini berasal dari lokasi pembangunan mall yang memang menempati lahan yang dianggap sakral yaitu pesanggrahan peninggalan Sultan Hamengkubuwono VII. Banyak kisah mistis yang dialami para pekerja selama proses pembangunan mall megah tersebut.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

5 Tempat Wiasata Mistis di Yogyakarta

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in