DPR Menunggu Golkar Mengajukan Calon Pengganti Setnov


Tampak atas gedung Nusantara di dalam komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/11). DPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp740 Miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 yang diprioritaskan membangun gedung untuk ruang kerja anggota DPR. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/15.

Sebab, kursi Ketua DPR merupakan jatah partai Golkar. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengakui bahwa perdebatan terkait kasus Ketua DPR. Yakni, keputusan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) yang menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR ditolak sebagian besar anggota Fraksi Partai Golkar.

“Karena semuanya ini adalah kewenangan dari Fraksi Partai Golkar, kita kembalikan kepada Fraksi Partai Golkar untuk difinalikasi,” ujar Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, seperti dilangsir dari nasional.sindo.com. Selasa (12/12/2017).

Begitu juga di sampaikan oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyatakan Pimpinan DPR menyerahkan sepenuhnya penetapan pengganti Setya Novanto (Setnov) sebagai Ketua DPR ke Fraksi Partai Golkar sebagai kepanjangan tangan DPP Partai Golkar.

“Siapa pun pengganti pak Novanto menjadi ranah Fraksi Partai Golkar sehingga Pimpinanan DPR tidak akan ikut campur,” kata Taufik di jakarta, seperti dilangsir dari antaranews.com. Selasa (12/12/2017).

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

DPR Menunggu Golkar Mengajukan Calon Pengganti Setnov

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in