Difteri Mewabah di 19 Provinsi, Kenali Lebih Jauh Penyakit Ini


Sudah 19 provinsi yang mengalami kejadian luar biasa (KLB) difteri. Provinsi tersebut mencakup semua provinsi yang ada di Sumatra, kecuali Kepulauan Riau. Kemudian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, provinsi di Sulawesi, hingga kabupaten/kota di Kalimantan.

KLB Difteri

Apa Itu Difteri?

Difteri adalah penyakit menular berupa peradangan selaput lendir pada hulu kerongkongan, pangkal tenggorok, dan batang tenggorok. Penyakit ini disebabkan kuman Corynebacterium diptheriae.

Difteri ditandai dengan gejala demam yang tidak begitu tinggi (kira-kira 38 derajat Celcius), munculnya selaput di tenggorokan berwarna putih keabu-abuan yang gampang berdarah jika dilepaskan, sakit saat menelan, dan terkadang disertai pembesaran kelenjar getah bening serta pembengkakan jaringan lunak leher.

Tak jarang pula mereka yang terjangkiti difteri mengalami sesak napas dan suara mengorok.

Pencegahan Difteri

Difteri dapat dicegah dengan imunisasi. Vaksin untuk imunisasi difteri ada tiga jenis, yakni vaksin DPT-HB-Hib, vaksin DT, dan vaksin Td. Ketiga vaksin ini diberikan pada usia yang berbeda. Keberhasilan pencegahan difteri dengan imunisasi bisa mencapai minimal 95 persen.

Munculnya KLB difteri karena adanya immunity gap, yaitu kesenjangan/kekosongan kekebalan di kalangan penduduk suatu daerah. Kesenjangan/kekosongan ini terjadi akibat adanya akumulasi kelompok yang rentan terhadap difteri karena kelompok ini tidak mendapat imunisasi atau tidak lengkap imunisasinya.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Comments are closed.

Difteri Mewabah di 19 Provinsi, Kenali Lebih Jauh Penyakit Ini

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in