Merokok Jangka Panjang Dapat Timbulkan Depresi Akut, Patut Dihindari!


Img: weheartit.com
Img: weheartit.com

Ternyata depresi tidak hanya ditimbulkan dari gangguan mental, merokok dalam jangka panjang juga dapat menimbulkan rasa kecemasan, yang kemudian berkembang menjadi depresi.

Penyebab umum perokok dapat mengalami depresi karena adanya pengaruh nikotin yang terkandung di dalam rokok. Walaupun zat nikotin dapat digunakan sebagai antidepresan dalam jangka pendek, namun penggunaan jangka panjang dapat berpotensi memperburuk rasa cemas si perokok, terutama efeknya lebih parah saat si perokok sudah merasa depresi, saat ia merokok akan menambah perasaan buruk tersebut. Pada penelitian lain ditemukan bahwa gejala depresi lebih banyak ditemukan pada perokok wanita.

Dilansir dari Instagram @indozonehealth, saat ditemui awak media seusai acara bedah buku penelitian Health and Economics Costs of Tobacco in Indonesia di Kementrian Kesehatan, Jakarta, Santi Martini dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga menjelaskan, “Studi soal perokok wanita lebih banyak mengalami depresi itu bersifat observasi. Jadi kita enggak bisa lihat secara rinci, apa yang menyebabkan perokok wanita lebih depresi.”

Intinya, merokok bukanlah solusi untuk menghilangkan rasa depresi, justru memperburuk perasaan si perokok.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Merokok Jangka Panjang Dapat Timbulkan Depresi Akut, Patut Dihindari!

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in