Bak Negeri Dongeng, Banyak Gedung Pencakar Langit di Chicago Menembus Awan!


Img: Photography © Peter Tsai
Img: Photography © Peter Tsai

Dunia khayalan identik dengan penggambarannya yang memukau dan cenderung membuai mata siapa saja yang melihatnya, dan nyatanya, di dunia kita yang realistis ini juga menyimpan banyak hal serupa dongeng. Seperti penampakan pada foto menakjubkan diatas yang diambil oleh seorang fotografer bernama Peter Tsai. Gedung – gedung tinggi yang tertutup awan dan kabut tersebut berlokasi di Chicago. Peter telah mendokumentasikan banyak foto serupa selama 6 tahun, dan ia menyebut koleksi fotonya sebagai “Cloud Chicago”.

Sejarah mencatat, gedung pencakar langit pertama di dunia diciptakan di Chicago, Amerika Serikat pada tahun 1885. Bangunan tertinggi itu bernama “Home Insurance Building” yang dibangun oleh seorang arsitek jenius bernama William Le Baron Jenney.

Gedung tersebut memiliki 10 lantai, dan setelah tahun 1890 menjadi 12 lantai, dimana ketinggiannya mencapai 180 kaki atau hampir 54.9 meter.

Namun sayang sekali, 47 tahun kemudian, gedung bersejarah pertama itu dihancurkan pada tahun 1931 untuk menciptakan bangunan baru bernama “The Field Building” yang sekarang berganti nama “The LaSalle Bank Building”.

Karena sejarah gedung pertama itu, dari situlah Chicago mendapatkan sebutan “Father of Skyscrapers” yaitu bapak dari banyaknya gedung pencakar langit yang menembus awan, membuat penampakan seisi kota dari atas langit terlihat seperti negeri dongeng, dan tak terlepas dari fakta bahwa adanya gedung – gedung tersebut menutupi para pejalan kaki dari terik matahari.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

What's Your Reaction?
Bingung Bingung
0
Bingung
Sedih Sedih
0
Sedih
Ngagetin Ngagetin
0
Ngagetin
Keren Keren
1
Keren
Top Top
0
Top
Love Love
1
Love

Bak Negeri Dongeng, Banyak Gedung Pencakar Langit di Chicago Menembus Awan!

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in