Selingkuh Dilegalkan, Penjualan Kondom Meningkat Drastis!


Perselingkuhan menjadi salah satu hal yang sangat menakutkan bagi setiap pasangan. Terdapat banyak hal yang mungkin melatarbelakangi seseorang untuk berselingkuh. Beberapa diantaranya mengaku ada masalah ekonomi, ada juga yang mengaku karena faktor ketidakcocokan di tengah hubungan yang berjalan. Ketidakpuasan dalam urusan seksual bahkan sangat bisa menjadi pemicu seseorang memilih berselingkuh. Tapi apa jadinya bila perselingkuhan dilegalkan seperti di Korea Selatan?

sidang kondom selingkuh

Seperti yang dilansir dari laman independent.co.uk, Korea Selatan belakangan ini resmi menghapus salah satu undang-undang mereka yang mengatur mengenai perselingkuhan. Penghapusan undang-undang perselingkuhan yang telah berusia 64 tahun itu menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan kondom di Negari Gingseng. Pasalnya perselingkuhan yang dilegalkan akan menjadikan penjualan kondom makin laku keras.

kondom

Menurut Keputusan MA di Korea Selatan, perselingkuhan ada;ah salah satu hak pribadi setiap orang. Hal itulah yang mendasari mereka menghapus undang-undang tersebut. Perlu kita tahu bahwa undang-undang perselingkuhan di Korea Selatan bisa memenjarakan warganya yang kedapatan berselingkuh. Ketika dibuat sejak tahun 1953 sudah ada sekitar 53.000 orang yang didakwa berselingkuh tapi hanya 35 orang yang dikurung dalam penjara.

sidang kondom

“Undang-undang tersebut tidak konstitusional sebab melanggar hak seseorang mengenai seksual serta melanggar kerahasiaan dan kebebasan kehidupan pribadi seseorang. Dan hal tersebut juga terlalu berlebihan dalam penegakan hukum. Jika suatu perselingkuhan dianggap sebagai suatu tindakan yang tak bermoral, negara tidak berhak ikut campur sebab hal tersebut merupakan hak pribadi seseorang,” kata Park Han Chul selaku ketua hakim.

Nulis adalah platform citizen journalism, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis

Comments are closed.

Selingkuh Dilegalkan, Penjualan Kondom Meningkat Drastis!

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in