5 Drama Transportasi Online yang Bikin Haru Sampai Geleng Kepala


Kemajuan teknologi memang membuat semua terlihat menjadi mungkin. Jika, di masa lalu, ojek bukanlah tumpangan umum yang bergengsi, kini menggunakan aplikasi ojek online sudah menjadi gaya hidup, terutama bagi sebagian warga urban. Di tengah kemacetan parah ibukota pun, ojek-ojek online ini kerap menjadi penyelamat kita, tak terkecuali kalangan selebritis yang beberapa kali kepergok naik ojek online. Sayangnya, di era serba mudah ini, tak sedikit kasus transportasi online yang mencederai kepercayaan pengguna atau bahkan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Ibu tunggal yang jadi pengemudi ojek online

sumber:gojekbandung
sumber:gojekbandung

Banyak cara untuk mencari nafkah dengan jalan halal, asal mau berusaha. Prinsip itulah yang mungkin dipegang oleh Wiwin Susilawati, yang merupakan seorang ibu tunggal bagi putri semata wayangnya setelah dicerai suami.Wiwin pun berusaha menyambung hidup dan anaknya dengan menjadi seorang pengemudi ojek online. Namun, bagi seorang wanita menghabiskan waktu hampir seharian di jalan bisa jadi bukan pilihan bijak. Kisahnya pun sempat viral saat seorang penumpang yang merasa terenyuh mempublikasikannya di medsos.

Menerima hinaan lewat Whatsapp

sumber: chripstory
sumber: chripstory

Perseteruan verbal antara pengemudi dan penumpang transportasi online memang kerap terjadi, dari mulai yang ringan hingga berat. Beberapa waktu lalu, seorang penumpang perempuan berinisial DC mengaku dihina dan mengalami pelecehan secara verbal akibat kerap menggunakan kode promo saat order sebuah ojek online di Depok. Si pengemudi mengeluarkan umpatan kasar berbau SARA. Perilaku dan chat yang dilakukan oleh pengemudi ojek online ini pun mendapat respon negatif dari banyak pihak.

Pelecehan seksual terhadap gadis remaja

sumber: kaskus
sumber: kaskus

Kasus kriminalitas, seperti perampokan maupun pelecehan seksual di transportasi publik memang kerap berulang kali terjadi di Jakarta. Tak terkecuali, kasus pelecehan seksual yang menimpa salah satu penumpang ojek online yang masih duduk di bangku SMA, Nia dan sempat membuat jengkel para netizen. Berdasarkan cerita yang diunggah akun alfthsrf di sebuah forum dunia maya, tragedi ini berawal dari perbincangan si pengemudi (diketahui bernama Irwan) yang mengarah ke seks, namun tak dihiraukan korban. Hingga sampai tempat tujuan, si pengemudi ojek online itu malah berani memegang, merangkul tubuh, hingga menempelkan muka ke arah leher gadis tersebut. Hingga pada akhir kasus ini, pihak manajemen memecat pengemudi mesum tersebut.

Pelecehan seksual verbal terhadap anak di bawah umur

sumber: asianparentindonesia
sumber: asianparentindonesia

Lagi, sebuah perusahaan taksi online terlibat kasus tak menyenangkan di mana sang sopir berupaya menggoda seorang anak di bawah umur. Kejadian dan percakapan kasus ini sempat viral kemana-mana, termasuk disebarkan lewat aplikasi pesan Whatsapp. Cerita berawal, saat Jessy (korban) memesan layanan taksi online setelah pulang sekolah bersama teman-temannya dari daerah Cibubur. Selama perjalanan, teman Jessy turun lebih dulu, dan tinggallah Jessy berdua dengan sopir taksi itu.

Sopir itu pun mulai bertanya hal-hal pribadi terhadap Jessy, gadis itu pun hanya menjawab seadanya karena merasa tidak nyaman. Meski selamat sampai rumah, ternyata sopir taksi itu sempat mengirimkan pesan menggoda dan mengarah ke hubungan seksual. Jessy ketakutan, dan trauma. Kendati, pihak orang tua sudah melaporkan kasus tersebut ke manajemen taksi, dan kabarnya yang bersangkutan sudah dikeluarkan sebagai pengemudi.

Teror order fiktif Go Food

sumber: fb julianto
sumber: fb julianto

Masih ingat kasus order fiktif Go Food? Meski, tidak melibatkan perseteruan langsung antara pengemudi ojek online dan penumpang, namun kasus ini cukup membentot perhatian publik lantaran ditengarai oleh penyebab yang unik.Kisahnya sendiri berawal saat Sugiarti  (tersangka), merasa patah hati karena cintanya ditolak oleh Julianto (seorang pegawai bank swasta). Wanita ini pun melalukan order fiktif lewat Go Food dibantu dua orang saudaranya, hingga berhari-hari yang dialamatkan ke kantor Julianto.

Lantaran kasihan dengan si pengemudi ojek online yang sudah lebih dulu membayarkan pesanan tersebut, Julianto pun akhirnya harus menanggung harga pesanan makanan itu dan merugi hingga jutaan rupiah.Kendati, Sugiarti sudah mengakui dan meminta maaf atas kesalahan tersebut, namun pihak Julianto tetap ingin melanjutkan proses hukum yang sudah berjalan agar tersangka jera dan tak ada lagi korban berikutnya.

Ada-ada saja, semoga kita terhindar dari masalah-masalah pelik tersebut yah, atau kamu sendiri juga punya pengalaman unik saat berkendara dengan ojek atau taksi online?

What's Your Reaction?
Bingung Bingung
0
Bingung
Sedih Sedih
0
Sedih
Ngagetin Ngagetin
0
Ngagetin
Keren Keren
0
Keren
Top Top
0
Top
Love Love
0
Love

5 Drama Transportasi Online yang Bikin Haru Sampai Geleng Kepala

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in