Biar Kecil, Tapi Mental dan Keberaniannya Tidak Kalah dengan yang Dewasa


IMG-20170812-WA0002

Kecil-kecil cabe rawit. Mungkin itu ungkapan yang pas untuk seorang anak yang saat ini usianya baru akan berusia 7 tahun, 20 September mendatang.

Jika melihat tingkahnya yang lucu dan menggemaskan, siapapun tidak akan pernah menyangka bahwa dia pernah mengukir prestasi di bidang olah raga beladiri karate tingkat Jawa Tengah & DIY.

Ya, Abbad Zahy Fathin atau yang akrab disapa dengan panggilan Abbad yang saat ini duduk di bangku kelas II SD Negeri 1 Ceper, Klaten, Jawa Tengah ini, meraih medali Perunggu diajang kompetisi Kejuaraan Karate Piala Walikota Magelang CUP II Se Jawa Tengah & DIY di Kelas KATA Perorangan Pra Usia Dini Putra pada bulan Agustus kemarin di GOR Soeroto Akmil Magelang. Abbad berangkat dari Klaten menuju Magelang, bersama dengan rombongan Club Karate nya. Dan didalam rombongan tersebut, hanya Abbad lah yang usianya masih sangat muda, dan tanpa didampingi oleh kedua orang tuanya.

“Saya selaku orang tua, tidak mengharapkan anak saya dapat juara. Tujuan saya, supaya anak saya bisa belajar mandiri dan berani. Tapi malah justru Abbad bisa dapat juara tiga, itu Alhamdulillah.” kata Irawan ayah dari Abbad ketika di temui saat mengantar Abbad berlatih di Koramil 23 Ceper, Klaten, Jawa Tengah.

Irawan menerangkan, bahwa Abbad mulai ikut berlatih Karate sejak Abbad duduk di bangku Kelas 1 SD.

“Sebenarnya untuk latihan yang reguler, itu hari Kamis & Minggu itu latihannya di SMK BAJA (SMK Batur Jaya 1-red). Tapi kalau yang disini (Koramil 23 Ceper-red), ini hanya untuk latihan tambahan bagi Karateka yang mau berprestasi.” sambungnya.

Abbad yang saat ini menyandang sabuk hijau setelah lulus ujian kenaikan tingkat kyu yang laksanakan di GOR Gelarsena Klaten, pada 27/8/17 lalu, adalah seorang Karateka yang berasal dari INKAI Ranting Ceper Karate Club JAYA (CKC JAYA). Dan ranting CKC JAYA tersebut berada di wilayah Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten dan dipimpin oleh seorang purnawirawan TNI AD, Peltu (Purn) Marjono.

Setelah sukses meraih Perunggu di Magelang, Abbad pun ingin mencoba dan mengulang kembali di Kabupatennya sendiri di POPDA SD, SMP, SMA Se Kabupaten Klaten. Namun Abbad gagal meraih juara di ajang POPDA tersebut. Di Kelas KATA Perorangan, Abbad hanya mampu main dua kali, dan dipaksa menyerah dengan skor telak 0-5.

Dan di Kelas Kumite -30Kg SD putra, Abbad hanya bisa bermain dua kali, karena lawan-lawannya jauh lebih besar dan tinggi. Namun, Abbad tidak patah semangat. Di babak pertama Abbad memenangkan pertadingan, karena lawannya mendapat hukuman “Hansoku” (dikeluarkan dari arena pertandingan-red), setelah melakukan 4 kali pelanggaran secara berturut turut. Dan dibabak kedua, Abbad kalah dengan skor tipis 0-1.

Dari yang menyaksikan jalannya pertandingan POPDA tersebut, banyak yang berdecak kagum dan salut terhadap mental dan keberanian Abbad. Terlebih lagi, saat menyaksikan Abbad berani mengejar lawannya demi mendapatkan point. Namun, kalah cepat oleh lawannya, dan serangan Abbad pun terpotong.

“Saya salut sama Abbad SD 1 Ceper itu. Anak kecil sudah berani fight.” kata Agung salah satu Kopel Cabor Karate dari UPTD Pendidikan Ceper yang saat itu juga menyaksikan.

Tidak hanya itu saja, tapi dari beberapa Panitia Pelaksana beserta Wasit Juri POPDA pun menyampaikan hal yang sama untuk kekagumannya terhadap Abbad. Karena siapapun tidak akan mengira jika mental, nyali dan keberanian seseorang itu tidak bisa diukur dan dilihat dari besar kecilnya postur tubuh, tapi dilihat dari sampai sejauh mana dia mempunyai semangat dan daya juang untuk mendapatkan apa yang menjadi keinginannya.

What's Your Reaction?
Bingung Bingung
0
Bingung
Sedih Sedih
1
Sedih
Ngagetin Ngagetin
3
Ngagetin
Keren Keren
1
Keren
Top Top
2
Top
Love Love
5
Love

Biar Kecil, Tapi Mental dan Keberaniannya Tidak Kalah dengan yang Dewasa

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in