Institut Nobel Norwegia: Anugerah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi Tidak Bisa dicabut


Aung san

Organisasi yang memberikan penghargaan Nobel Perdamaian menyatakan, penghargaan yang diberikan kepada pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi pada tahun 1991 tidak bisa dicabut begitu saja.

Institut Nobel Norwegia pada (8/9/2017) menyatakan bahwa surat wasiat pemrakarsa penghargaan Nobel Perdamaian, Alfred Nobel maupun Yayasan Nobel tidak mengatur tentang kemungkinan menarik penghargaan itu dari para pemenangnya.

Sebelumnya diketahui desakan untuk melucuti anugerah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, muncul dari sebuah petisi di internet yang ditandatangani 386 ribu orang di situs Change.org. Desakan para netizen tersebut karena pemerintah Myanmar dianggap melakukan persekusi terhadap etnis minoritas muslim Rohingya.

Aung San Suu Kyi menerima penghargaan Nobel Perdamaian karena dia dianggap berhasil membangun demokrasi di Myanmar, menentang otoriter penguasa militer dan menyerukan hak asasi manusia. Aung San Suu Kyi terpilih menjadi pemimpin de facto setelah Myanmar menyelenggarakan Pemilihan Umum (pemilu) pertama secara demokrasi  pada tahun 2012. Dalam pemilihan Umum tersebut Aung San Suu Kyi yang memimpin partai NLD meraih kemenangan telak atas partai oposisi.

What's Your Reaction?
Bingung Bingung
1
Bingung
Sedih Sedih
0
Sedih
Ngagetin Ngagetin
0
Ngagetin
Keren Keren
0
Keren
Top Top
0
Top
Love Love
0
Love

Institut Nobel Norwegia: Anugerah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi Tidak Bisa dicabut

log in

Become a part of our community!
Belum daftar? Klik
Daftar

reset password

Back to
log in

Daftar

Join NULIS Community

Back to
log in